SMPN 2 Watulimo Resmikan Program "Sangu Sampah"
WATULIMO – SMPN 2 Watulimo kembali melakukan gebrakan dalam bidang lingkungan. Pada hari ini (17/4), sekolah resmi meluncurkan program "Sangu Sampah", sebuah inisiatif pengelolaan limbah sekolah yang mengubah sampah plastik dan kertas menjadi saldo tabungan bagi siswa dan warga sekolah.
Sangu Sampah adalah program inovatif Pemkab Trenggalek untuk mengelola sampah berbasis sekolah, di mana siswa menabung sampah yang dikonversi menjadi poin/uang digital via aplikasi tgxwastecoin.id. Program ini bertujuan mengedukasi lingkungan sekaligus memberikan nilai ekonomis, di mana sampah ditukar poin dan dihitung per tiga bulan.
Sistem yang diterapkan cukup sederhana yaitu :
- Pemilahan: Siswa memisahkan sampah botol plastik dan kertas di wadah khusus yang tersedia di tiap kelas.
- Penimbangan: Setiap akhir pekan, petugas dari kelompok kerja (Pokja) Lingkungan melakukan penimbangan.
- Pencatatan: Hasil timbangan dikonversi menjadi rupiah dan dicatat dalam buku tabungan digital.
- Pemanfaatan: Saldo yang terkumpul dapat digunakan untuk keperluan sekolah, seperti membeli alat tulis atau ditukarkan
Melalui peluncuran ini, SMPN 2 Watulimo menargetkan beberapa capaian besar:
- Lingkungan Bersih: Pengurangan drastis sampah yang tercecer di lingkungan sekolah.
- Literasi Finansial: Mengajarkan siswa cara menabung sejak dini melalui hal sederhana.
- Karakter Peduli: Membentuk kebiasaan hidup bersih yang terbawa hingga ke rumah.
Peluncuran ini diakhiri dengan simbolis penyerahan botol plastik pertama ke tim timbang oleh petugas, yang disambut meriah oleh seluruh siswa. Dengan adanya program Sangu Sampah, SMPN 2 Watulimo membuktikan bahwa sekolah bukan hanya tempat belajar teori, tapi juga wadah aksi nyata bagi pelestarian lingkungan.





0 Komentar